Ya...saya benar2 benci sama satu kata di atas.. "Bullying". Saya benar2 pengen banget ngilangin kata keparat itu dari muka bumi ini. Bulliying, adalah suatu perlakuan yang tidak adil terhadap individu, disebabkan faktor derjat atau kekuasaan individu tersebut, menekan dan memberikan perlakuan kasar bahkan kejam kepada individu lain. Ini biasanya terjadi di sekolah-sekolah atw kampus yang biasa melibatkan dua kalangan yang berbeda kepribadian sifat dan kelompok. Kelompok yang nggk populer sama kelompok populer yang memiliki kekuasaan Berbagai fenomena yang saya lihat, orang yang sering terkena diskriminasi adalah orang2 dari kalangan bawah atau yang nggak punya kekuasaan. Kalau di kehidupan kampus sih biasanya orang2 cupu, orang2 yang nggak punya popularitas, atau orang2 yang nggak punya teman, setahu saya sih gitu. Ini tuh budaya yang harus dan wajib habis di muka bumi tercinta ini. Because what,karena tindakan bulliying atw semacamnya itu tu nggk pantas menurut saya untuk dilakukan` mereka pikir mereka siapa? punya hak apa nindas nindas orang kayak gitu presiden?raja? Bullshit....
Pernah satu saat waktu istirahat nggk ada angin nggk ada persoalan dan nggk ada masalah, punggung saya tiba-tiba dipukul, lumayan keras, dan bunyinya juga lumayan keras sekitar 1000 dB. Saya langsung nangis dan terduduk kaku. Saat itu saya ngerasa seperti rusa yang diterkam harimau. Nggk hanya sampai TK, saya seneng banget udah tamat TK dan melanjutkan ke SD, saya pikir bisa punya temen2 yang pemikirannya ssudah jauh lebih baik daripada periode taman kanak kanak, namun malang, saya bertemu dengan temen2 yang aliran yang sama. Tukang Bully selalu di sekitar saya. Kalau nggk salah kelas 2 SD. Uang jajan saya selalu diminta dan di jarah tiap hari, klw saya nggk mau ngasih, ya di ancam nggk bakal punya teman dan dikucilkan, Kalau di inget inget lagi rasanya pengen nangis. mau ngadu tapi nggk berani, mau ngelawan tapi nggk bisa, mau berenti sekolah mau jadi apa saya nanti. Itu berlangsung sampai saya kelas 4 SD. that really the unforgetable moment. Masa sekolah yang nggk bahagia. Sejak saat itu saya jadi pribadi yang pendiem dan tertutup, takut ngomong sama orang, mudah nangis bahkan rasa takut saya semakin berlebihan.
Sampe saat aku SMP aku menemukan teman-teman yang memiliki pemikiran lebih dewasa. Saya udah nggak secengek, dan se cemen waktu SD dan TK dulu. Saya sudah mulai bisa membuka diri untuk bergaul. Saya selalu berusaha menjadi orang yang menyenangkan untuk teman-teman dan orang-orang di sekitar saya.Saya nggk mau momen2 saat masa kecil saya terulang lagi. Well, itu juga sudah berlalu dan akan selalu jadi memori yang memberikan pembelajaran kepada saya untuk memberikan kebahagian untuk orang2 di sekitar saya....hehe
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

